Jumat, 21 Oktober 2022

Revolusi Industri 4.0 & Teknologi Informasi Oleh Suffi Shafaryani

RESUME REVOLUSI INDUSTRI 4.0

& TEKNOLOGI INFORMASI

 

I. Industrial Evolution

A.  Revolusi Industri 1.0

Berlangsung pada : 1750 – 1850

Ditandai dengan : tenaga manusia digantikan oleh kehadiran mesin

Revolusi Industri 1.0 berlangsung pada 1750 – 1850.

Revolusi Industri ini melahirkan sejarah ketika tenaga manusia dan hewan digantikan oleh kehadiran mesin. Salah satunya yaitu penemuan mesin uap pada abad ke-18. Revolusi Industri ini juga ditandai dengan adanya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, pertambangan, manufaktur, transportasi, dan teknologi.

B.  Revolusi Industri 2.0

Berlangsung pada : akhir abad ke-19 – awal abad ke-20

Ditandai dengan : berkembangnya industrialisasi dan ilmu pengetahuan, pembagian kerja, produksi massal

Revolusi Industri 2.0 yang dikenal sebagai Revolusi Teknologi merupakan suatu fase berkembang pesatnya industrialisasi pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

C.  Revolusi Industri 3.0

Berlangsung pada : akhir abad 20

Ditandai dengan : kemunculan internet dan teknologi digital

Kemunculan teknologi digital dan internet pada akhir abad ke-20 menandai dimulainya Revolusi Indusri 3.0 atau dikenal sebagai Revolusi Digital.

D.  Revolusi Industri 4.0

Berlangsung pada : awal abad ke-21

Ditandai dengan : Internet of Things, Big Data, Artificial Intelligence, Human Machine Interface, Robotic and Sensor Technology, 3D Printing Technology

Pada Revolusi Industri 4.0, manusia telah menemukan pola baru ketika disruptif teknologi (disruptive technology) hadir begitu cepat dan mengancam keberadaan perusahaan-perusahaan incumbent (perusahaan pemain lama). Sejarah telah mencatat bahwa Revolusi Industri ini telah banyak menelan korban dengan matinya perusahaan-perusahaan raksasa.

 

Penggunaan teknologi komputer untuk otomasi manufaktur mulai tahun 1970 menjadi tanda revolusi industri ketiga. Saat ini, perkembangan yang pesat dari teknologi sensor, interkoneksi, dan analisis data memunculkan gagasan untuk mengintegrasikan seluruh teknologi tersebut ke dalam berbagai bidang industri. Hal tersebut yang dimaksud adalah industri 4.0. Industri 4.0 merupakan otomatisasi sistem produksi dengan memanfaatkan teknologi. Berikut beberapa peran penting teknologi informasi di era revolusi industry 4.0 :

Teknologi informasi merupakan segala teknologi apapun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. Contoh teknologi informasi adalah komputer, telepon, televisi, handphone, dan alat lain yang merupakan alat elektronik. Teknologi informasi (TI) turut berkembang sejalan dengan perkembangan peradaban manusia. Perkembangan teknologi informasi meliputi perkembangan infrastruktur TI, seperti hardware, software, teknologi penyimpanan data (storage), dan teknologi komunikasi (Laudon, 2006).

Teknologi informasi sangat berpengaruh di era industri 4.0 karena di era industri 4.0 mengandalkan teknologi informasi dalam segala bidang, dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, pemerintahan dan lain-lain. Karena teknologi informasi sangat memudahkan manusia dalam memproduksi, mengolah data dan menyebarkan informasi. Sehingga teknologi informasi di era ini sangat cepat perkembangannya. Semakin berkembangnya teknologi informasi sehingga tenaga kerja manusia bisa beralih menjadi tenaga mesin. Selain dari kecepatannya tenaga mesin juga lebih terjamin keakuratan serta keberhasilannya dalam bekerja.

Teknologi juga mempunyai dampak negatif  yaitu banyaknya penipuan melalui sms, akun media sosial yang dibobol dan banyak hal negatif lainnya yang dapat ditimbulkan dari perkembangan teknologi informasi. Berdasarkan uraian tersebut maka sebagai manusia yang pandai agar berhati-hati dalam menggunakan teknologi informasi dan menanggapi isu atau hoak.

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam

Online Learning Uhamka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar